Sebelum kita membahas tentang
artikel ini, saya mau cuma mau bilang kalau blog ini adalah blog ke-4 saya yang
mudah - mudahan nasibnya tidak sama dengan 3 blog saya terdahulu *gak penting
banget ya :D*
***
Akhir - akhir ini saya sering
video call-an dengan salah satu teman saya di Bandung. Dalam setiap kercakapan
kami, sebenarnya tidak ada hal yang menarik sih, cuma bahas - bahas hal
tidak penting, bercanda – bercanda garing, curhat – curhat ga jelas dll. Nah
justru saat itulah saya menemukan, *jiah menemukan* ternyata konsep cinta
didunia ini tidak lebih indah dari sebuah pohon mangga.
Pohon mangga kita ibaratkan
sebagai takdir cinta deh :D. Pohon mangga itu bermacam macam. Ada yang tinggi
besar, ada yang kecil pendek, ada yang buahnya banyak, bahkan ada yang tidak
berbuah.
Banyak cara usaha kita untuk mengambil buah mangga tersebut, kita bisa menggunakan
galah, atau jika ingin lebih cepat kita bisa panjat pohonnya tapi awas kalau
tidak hati – hati kita bisa jatuh loh.
Jika kita ingin mengambil mangga pastinya kita memilah - milah dulu mangga mana
yang kita inginkan. Yang pasti kebanyakan orang suka mangga harum, manis dan
besar dangingnya kan *tetap positive :D*. Tapi terkadang semua itu tidak sesuai
dengan apa yang kita harap kan. Kita berniat mengambil mangga pilihan kita,
tapi yang jatuh malah mangga yang muda lah, atau bahkan mangga yang busuk. Nah disini
lah kita perlu bertindak. Apakah kita akan membuang mangga itu dan berusaha
mengambil mangga yang lain, atau kita terima apa adanya mangga yang kita dapat.
Itu tergantung kita.
Bahkan tidak sedikit kasus, ketika kita sudah mendapat mangga idaman kita datang
orang yang merebut mangga kita. Disini juga kita di sudut kan pada dua
tindakan. Apakah kita akan merebut kembali mangga kita walau pun kita harus
berkelahi dengan orang itu, atau kita merelakan mangga itu diambil dan mencari
mangga yang lain. Itu tergantung kita.
Nah sob, apapun yang kita dapat syukurilah yang penting kita sudah berusaha,
karena percayalah hasil itu selalu berbanding lurus dengan usaha.
***
